SMPN 23 DUMAI GELEGARKAN PESTA DEMOKRASI: PEMILIHAN KETUA OSIS BERBASIS E-VOTING BERJALAN SUKSES DAN TRANSPARAN
Atmosfer antusiasme menyelimuti lingkungan SMP Negeri 23 Dumai pada Senin, 05 Oktober 2026. Seluruh warga sekolah berkumpul untuk mengabadikan momen krusial dalam panggung demokrasi sekolah yaitu Pemilihan Ketua OSIS periode terbaru 2026 hingga 2027 mendatang. Mengusung asas kecerdasan digital dan keterbukaan, helat tahunan ini tidak hanya sekadar ajang pergantian kepemimpinan murid, melainkan panggung pembelajaran politik santun yang dikemas secara modern, teratur, dan penuh semangat kebersamaan.
Pemungutan suara resmi dibuka tepat pada pukul 08.00 WIB dengan kesiapan penuh dari panitia pelaksana. Proses pemungutan suara dirancang secara efisien menggunakan sistem e-voting untuk menjamin akurasi data serta kecepatan perhitungan. Langkah ini membuktikan komitmen SMP Negeri 23 Dumai dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam tata kelola administrasi dan kegiatan kesiswaan secara berkelanjutan.
Kepala SMP Negeri 23 Dumai, Ibu Jumaiyah, S.Pd., M.Pd., hadir secara langsung dan memberikan hak suaranya sebagai bentuk dukungan moral terhadap kepemimpinan generasi muda. Tidak hanya beliau, seluruh jajaran majelis guru serta staf tata usaha sekolah turut berpartisipasi aktif mengantre di bilik suara digital. Kehadiran para pendidik ini mencerminkan keharmonisan serta teladan nyata dalam mengawal proses demokrasi di lingkungan pendidikan.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas pemungutan suara, panitia menerapkan skema pembagian TPS yang terstruktur cermat. TPS 1 diperuntukkan bagi siswa kelas 7.1, kelas 7.2, serta seluruh siswa kelas 8. Sementara itu, TPS 2 menampung alur pencoblosan digital bagi siswa kelas 7.3, 7.4, 7.5, dan seluruh siswa kelas 9. Pembagian alokasi tempat ini terbukti efektif dalam meminimalisasi penumpukan antrean di area pemungutan suara.
Pengaturan alur waktu memilih juga dikelola secara taktis. Sesi pemungutan suara bagi seluruh siswa kelas 8 dan kelas 9 diprioritaskan terlebih dahulu di pagi hari, sedangkan para siswa kelas 7 menyalurkan hak pilihnya mulai pukul 13.00 WIB. Mekanisme giliran ini dirancang agar aktivitas belajar mengajar di kelas tetap terjaga kondusif tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Terdapat ketentuan khusus yang membedakan alur verifikasi antara siswa dan jajaran pendidik. Mengingat siswa memilih langsung menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) di TPS, pencoblosan murid didahulukan secara intensif. Bapak dan Ibu guru beserta staf sekolah kemudian menyalurkan suara melalui portal e-voting khusus secara mandiri setelah alur pemungutan suara siswa kelas 8 dan 9 rampung dilaksanakan.
Secara keseluruhan, helat demokrasi ini berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan berkat kepatuhan seluruh peserta terhadap arahan panitia. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan Bapak/Ibu guru, staf, serta seluruh siswa/i yang hadir tepat waktu. Semoga Ketua OSIS terpilih mampu membawa SMP Negeri 23 Dumai semakin berprestasi, berkarakter, dan menginspirasi di masa depan.